Monday, 12 March 2012

the life line that we never did use


I was taken aback by a sermon on the radio about prayers and the ustaz says we are suppose to be very committed when we perform the Salah (solat).  How many people of us that takes prayers for granted. If I were to ask my son he would say it is number 2 of the Islamic pillars. That shows how important Salah (solat) is. There was a hadith from the Prophet Rasulullah SAW on Salah....
“Tidak ada agama bagi orang yang tidak solat, kerana kedudukan solat bagi agama sebagaimana kedudukan kepala bagi badan” Riwayat Tabrani
“no religion for those you do not perform their Salah because the position of Salah is important that it is the head it is as though it is the head for the body...”
“Yang memisahkan seorang muslim dengan kekufuran adalah meniggalkan solat” Riwayat Muslim.
“that separates a muslim from the non muslim is his salah (Solat)
In the Holy Quran Allah specifies the importance of salah (solat) and we are suppose to take care of it so that when we offer the Salah it is
Al-'Ankabuut
45. Recite (O Muhammad ) what has been revealed to you of the Book (the Qur'an), and perform As-Salat (Iqamat-as-Salat). Verily, As-Salat (the prayer) prevents from Al-Fahsha' (i.e. great sins of every kind, unlawful sexual intercourse, etc.) and Al-Munkar (i.e. disbelief, polytheism, and every kind of evil wicked deed, etc.) and the remembering (praising, etc.) of (you by) Allah (in front of the angels) is greater indeed [than your remembering (praising, etc.) Allah in prayers, etc.]. And Allah knows what you do.
[45]
Bacalah serta ikutlah (wahai Muhammad) akan apa yang diwahyukan kepadamu dari Al-Quran, dan dirikanlah sembahyang (dengan tekun); sesungguhnya sembahyang itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar; dan sesungguhnya mengingati Allah adalah lebih besar (faedahnya dan kesannya); dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu kerjakan.
Maryam
59. Then, there has succeeded them a posterity who have given up As-Salat (the prayers) [i.e. made their Salat (prayers) to be lost, either by not offering them or by not offering them perfectly or by not offering them in their proper fixed times, etc.] and have followed lusts. So they will be thrown in Hell.

 [59]
Kemudian mereka digantikan oleh keturunan-keturunan yang mencuaikan sembahyang serta menurut hawa nafsu (dengan melakukan maksiat); maka mereka akan menghadapi azab (dalam neraka),


As a reminder to me and to all my friends that we do need constant reminder as it will always help us in the future no matter what is the situation or circumstances. It is difficult to be Istiqomah (preseverance, berterusan, tak putus-putus, tanpa mengalah) but that is the beauty of Allah SWT for Allah SWT knows for that Allah SWT conveys in the Holy Quran...


Al- Baqarah
[186]
Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu mengenai Aku maka (beritahu kepada mereka): sesungguhnya Aku (Allah) sentiasa hampir (kepada mereka); Aku perkenankan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepadaKu. Maka hendaklah mereka menyahut seruanku (dengan mematuhi perintahKu), dan hendaklah mereka beriman kepadaKu supaya mereka menjadi baik serta betul.

So ask from Allah SWT to help so that we become a good servant. I often forget and always fall on my knees while time passes by without me realizing. Now another year catches up with me and the time to meet my creator (Allah SWT) is nearing and I am not prepare and I seek Forgiveness for I am among those who forget. Where am I if not Allah SWT who gave this time for me to repent and yet I still delay seeking forgiveness and before I become those who forgets in Surah Muminun below I pray to Allah SWT to save me...for I shall fall and forget.

Al-Mu'minun
[101]
Kemudian, apabila ditiup sangkakala, maka pada hari itu tidak ada lagi manfaat pertalian kerabat di antara mereka, dan tidak pula sempat mereka bertanya-tanyaan.
[102]
Maka sesiapa yang berat timbangan amal baiknya, maka mereka itulah orang-orang yang berjaya.
[103]
Dan sesiapa yang ringan timbangan amal baiknya, maka merekalah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri; mereka kekal di dalam neraka Jahannam -
[104]
Api neraka itu membakar muka mereka, dan tinggalah mereka di situ dengan muka yang hodoh cacat.
[105]
(Sambil dikatakan kepada mereka): "Bukankah ayat-ayatKu selalu dibacakan kepada kamu, lalu kamu terus-menerus mendustakannya?"
[106]
Mereka menjawab: "Wahai Tuhan kami, kami telah dikalahkan oleh sebab-sebab kecelakaan kami, dan dengan itu menjadilah kami kaum yang sesat.
[107]
"Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami dari neraka ini (serta kembalikanlah kami ke dunia); setelah itu kalau kami kembali lagi (mengerjakan kufur dan maksiat), maka sesungguhnya kami orang-orang yang zalim."
[108]
(Allah) berfirman: "Diamlah kamu dengan kehinaan di dalam neraka, dan janganlah kamu berkata-kata (memohon sesuatupun) kepadaKu!
[109]
"Sesungguhnya ada sepuak diri hamba-hambaKu (di dunia dahulu) memohon kepadaKu dengan berkata: ` Wahai Tuhan kami, kami telah beriman; oleh itu ampunkanlah dosa kami serta berilah rahmat kepada kami, dan sememangnya Engkaulah jua sebaik-baik Pemberi rahmat '.
[110]
"Maka kamu jadikan mereka ejek-ejekan sehingga ejek-ejekan kamu kepada mereka menyebabkan kamu lupa mengingati balasanKu, dan kamu pula sentiasa tertawakan mereka.
[111]
"Sesungguhnya Aku membalas mereka pada hari ini (dengan sebaik-baik balasan) disebabkan kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang berjaya".
[112]
Allah bertanya lagi (kepada mereka yang kafir itu): "Berapa tahun lamanya kamu tinggal di bumi?"
[113]
Mereka menjawab: "Kami tinggal (di dunia) selama sehari atau sebahagian dari sehari; maka bertanyalah kepada golongan (malaikat) yang menjaga urusan menghitung
[114]
Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di dunia) melainkan sedikit masa sahaja, kalau kamu dahulu mengetahui hal ini (tentulah kamu bersiap sedia).
[115]
"Maka adakah patut kamu menyangka bahawa Kami hanya menciptakan kamu (dari tiada kepada ada) sahaja dengan tiada sebarang hikmat pada ciptaan itu? Dan kamu (menyangka pula) tidak akan dikembalikan kepada Kami?"
[116]
Maka (dengan yang demikian) Maha Tinggilah Allah Yang Menguasai seluruh alam, lagi Yang Tetap Benar; tiada Tuhan melainkan Dia, Tuhan yang mempunyai Arasy yang mulia.

No comments:

Post a Comment